November 2, 2021

Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Diproyeksi Ngerem

Jakarta – IHSG ditutup melemah. IHSG ditutup di level 6,552.88 (-0.58%).IHSG ditutup melemah meskipun sempat menguat diawal perdagangan didukung rilis data manufaktur dan inflasi yang sesuai ekspektasi. Pelemahan dikarenakan investor cenderung konservatif jelang keputusan FOMC.Wall Street mencatat rekor penutupan tertinggi pada perdagangan awal pekan ini setelah saham Tesla melonjak dan indeks sektor energi menguat. Di sisi lain, investor menantikan pertemuan Federal Reserve pada pekan ini.Kebijakan moneter yang akomodatif telah menjadi salah satu dukungan utama untuk pasar saham di tahun ini. Di mana, indeks patokan S&P 500 sudah melesat 22,8% sepanjang tahun ini. Mata investor kini tertuju pada The Fed yang diproyeksi akan menyetujui rencana untuk mengurangi program pembelian obligasi bulanan senilai US$ 120 miliar yang diberlakukan untuk membantu perekonomian selama pandemi virus corona pada pertemuan 3 November 2021 mendatang.IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal indicator stochastic kembali melebar setelah membentuk deadcross mengindikasikan potensi melanjutkan pelemahan. Investor akan cenderung konservatif jelang keputusan suku bunga The Fed dan rilis data GDP Q3 Indonesia jelang akhir pekan. Pergerakan juga masih akan ditopang rilis kinerja emiten.

Berita Lainnya

Rupiah Asset Classes Weakened amid Continued Foreign Equity Outflows and a Stronger US Dollar

June 25, 2026

Rupiah-denominated assets weakened on Wednesday, with the JCI declining, government bond yields rising, and the rupiah depreciating against the US […]

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

June 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Berita Lainnya

Rupiah Asset Classes Weakened amid Continued Foreign Equity Outflows and a Stronger US Dollar

June 25, 2026

Rupiah-denominated assets weakened on Wednesday, with the JCI declining, government bond yields rising, and the rupiah depreciating against the US […]

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

June 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Scroll to Top