Gold Price: Global gold prices fell around 3% to below USD4,000/oz and reaching their lowest level in the last two weeks, as good progress in US-China trade negotiations reduced demand for safe-haven assets. Meanwhile, investors are also looking ahead to major central bank monetary decisions this week, including the FOMC meeting, the ECB and the BoJ monetary meetings. (Reuters)
Trump Asia Visit: Donald Trump arrived in Tokyo to a royal welcome as part of his Asia tour, aiming to finalize a trade truce with China’s Xi Jinping later this week. During his visit, Trump met Emperor Naruhito and PM Sanae Takaichi to discuss defense and investment pledges. His upcoming meeting with Xi Jinping in South Korea is expected to cement progress on tariffs, rare earths, and agricultural trade. (Reuters)
US Government Shutdown Update: The American Federation of Government Employees, representing 820,000 workers, urged Congress to reopen the government immediately as the shutdown nears one month. The union called on Democrats to accept a short-term funding deal and guarantee back pay for affected staff. (Bloomberg)
India Gold Buying: Indians splurged up to USD11 billion on gold this Diwali event, mostly coins and bars instead of jewelry. The increase in demand for gold reflects growing investment motives. Indian households now hold an estimated USD3.8 trillion in gold wealth, making it both a cultural symbol and a key hedge against inflation risks. (CNBC)
China FDI Data: Foreign Direct Investment (FDI) in China fell 10.4% YoY to CNY573.8 billion (equal to USD80.9 billion) in 9M25, amid global economic uncertainty. High-tech industries remained a bright spot, drawing CNY170.84 billion in foreign investment. Regionally, investment from Japan surged 55.5% YoY, from the UAE jumped 48.7% YoY, and from the UK and Switzerland rose 21.1% YoY and 19.7% YoY, respectively. (Reuters)
Bahasa
Harga Emas: Harga emas global turun sekitar 3% hingga di bawah USD4.000/oz dan mencapai level terendahnya dalam dua pekan terakhir, seiring progres yang baik dalam negosiasi perdagangan AS-China menurunkan permintaan aset safe haven. Sementara itu, investor juga menantikan keputusan moneter bank sentral utama pekan ini, termasuk pertemuan moneter FOMC, ECB dan BoJ. (Reuters)
Kunjungan Trump ke Asia: Donald Trump tiba di Tokyo dan disambut secara kenegaraan dalam rangka tur Asia-nya, dengan tujuan menuntaskan kesepakatan dagang dengan Presiden China Xi Jinping akhir pekan ini. Trump bertemu Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi untuk membahas kerja sama pertahanan dan investasi. Pertemuan berikutnya dengan Xi Jinping di Korea Selatan diharapkan dapat memantapkan progres terkait tarif, mineral langka, dan perdagangan pertanian. (Reuters)
Update Shutdown Pemerintah AS: Federasi Pegawai Pemerintah Amerika yang mewakili 820.000 pekerja federal mendesak Kongres untuk segera membuka kembali pemerintahan, seiring shutdown yang telah mendekati satu bulan. Serikat pekerja meminta Partai Demokrat menyetujui pendanaan jangka pendek dan menjamin pembayaran kembali bagi pegawai yang terdampak. (Bloomberg)
Pembelian Emas India: Warga India membeli hingga USD11 miliar emas selama perayaan Diwali, mayoritas koin dan batangan, bukan perhiasan. Kenaikan permintaan emas tersebut didorong oleh motif investasi. Kekayaan emas rumah tangga India diperkirakan mencapai USD3,8 triliun, menjadikannya simbol budaya sekaligus aset lindung nilai terhadap risiko inflasi. (CNBC)
Data FDI China: Foreign Direct Investment (FDI) di China turun sebesar 10,4% YoY menjadi CNY573,8 miliar (setara dengan USD80,9 miliar) pada 9M25, di tengah ketidakpastian ekonomi global. Industri teknologi tinggi masih menjadi titik tumpu utama, menarik investasi asing sebesar CNY170,84 miliar. Secara regional, investasi dari Jepang naik sebesar 55,5% YoY, dari UEA naik sebesar 48,7% YoY, dan dari Inggris dan Swiss masing-masing naik 21,1% YoY dan 19,7% YoY. (Reuters)