May 24, 2021

Tekanan Jual Bayangi Pergerakan IHSG Hari Ini

Jakarta, CNN Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan hari ini (24/5), akibat masih tingginya tekanan jual di pasar.Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyebut saat ini pasar masih dalam tren bearish (melemah). Tren masih berlangsung dalam jangka menengah.Investor, menurut dia, cenderung wait and see atau melakukan aksi tunggu terutama jelang rilis suku bunga Bank Indonesia (BI) dan kebijakan moneter untuk kuartal II 2021.”Secara teknikal tekanan jual masih cukup tinggi sehingga diperkirakan masih akan bearish dalam jangka menengah,” kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya, Senin (24/5).Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 5.688-5.730 dan resistance 5.826-5.880.Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan hari ini indeks berpotensi terkonsolidasi melemah karena tekanan yang belum berakhir.Di sisi lain, ia menyebut nilai tukar rupiah dan harga komoditas juga bakal mempengaruhi pergerakan pasar saham di awal pekan.”Selama support level terdekat dapat dipertahankan dengan kuat maka IHSG masih memiliki peluang untuk kembali pada jalur uptrend jangka pendeknya, hari ini IHSG masih berpotensi bergerak dalam rentang konsolidasi,” terangnya.Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 5.711 dan resistance 5.860. Ada pun saham-saham pilihannya yaitu BBRI, KLBF, ITMG, BBNI, SMGR, TLKM, dan AKRA.Pada perdagangan sebelumnya, Jumat (21/5), IHSG melemah ke 5.773 atau turun 24,47 poin atau 0,42 persen. Pelaku pasar asing mencatatkan beli bersih atau net buy di seluruh pasar sebesar Rp129,41 miliar.

Berita Lainnya

Rupiah Asset Classes Weakened amid Continued Foreign Equity Outflows and a Stronger US Dollar

June 25, 2026

Rupiah-denominated assets weakened on Wednesday, with the JCI declining, government bond yields rising, and the rupiah depreciating against the US […]

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

June 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Berita Lainnya

Rupiah Asset Classes Weakened amid Continued Foreign Equity Outflows and a Stronger US Dollar

June 25, 2026

Rupiah-denominated assets weakened on Wednesday, with the JCI declining, government bond yields rising, and the rupiah depreciating against the US […]

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

June 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Scroll to Top