April 8, 2020

‘Obat Kuat’ untuk Dongkrak Stamina Rupiah

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat terjadi penguatan pada nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Namun cadangan devisa (cadev) Indonesia tercatat mengalami penurunan.Cadev digunakan sebagai alat untuk menolong rupiah yang tertekan oleh dolar AS akibat menyebarnya virus Corona di berbagai negara.BI menyebut cadev Indonesia saat ini masih cukup untuk stabilisasi nilai tukar rupiah hingga pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah.Periode Maret 2020 cadev Indonesia tercatat US$ 121 miliar tergerus US$ 9,4 miliar dibandingkan periode Februari 2020 sebesar US$ 130,4 miliar.Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, penurunan cadangan devisa ini karena pembayaran ULN pemerintah yang jatuh tempo dan memperkuat nilai rupiah.Perry menjelaskan, selain cadangan devisa BI Masih memiliki sejumlah instrumen yang dapat digunakan untuk menstabilkan rupiah di kondisi tertentu.”Kita punya secondline of defense, kalau diperlukan kami punya ini untuk jaga stabilitas rupiah. Ini jadi pilar penting bersama untuk memulihkan ekonomi ke depan,” kata Perry dalam video conference, di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Berita Lainnya

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

June 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Bahana Sekuritas Fixed Income Morning Flash

June 24, 2026

Market Brief Indonesia’s local-currency government bond market weakened yesterday, with yields rising by 5–15 bps across the curve. The benchmark […]

Berita Lainnya

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

June 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Bahana Sekuritas Fixed Income Morning Flash

June 24, 2026

Market Brief Indonesia’s local-currency government bond market weakened yesterday, with yields rising by 5–15 bps across the curve. The benchmark […]

Scroll to Top