30 May 2023

Wall Street Telah Hadapi Inflasi, Krisis Perbankan, Hingga Potensi Gagal Bayar Tahun Ini

News 202 views

NEW YORK, investor.id – Negosiasi panjang antara Gedung Putih dan para pemimpin kongres masih menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor, menilai gagal bayar (default) utang Amerika Serikat (AS) bisa terjadi. Wall Street juga telah menghadapi inflasi yang terus-menerus dan krisis perbankan tahun ini.

Saham ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (26/5). Nasdaq Composite dan S&P 500 minggu lalu berakhir dengan keuntungan. Pasar ditutup pada Senin (29/5) karena Hari Pahlawan (Memorial Day).

Investor juga akan mengalihkan perhatian mereka ke data pekerjaan Mei yang akan dirilis Jumat (2/5), sementara Survei Pembukaan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja April dari Biro Statistik Tenaga Kerja akan dirilis pada Rabu (31/5). Pendapatan perusahaan dari HP Inc. dan Salesforce jatuh tempo masing-masing pada Selasa (30/5) dan Rabu.

Presiden AS Joe Biden dan Pemimpin Mayoritas DPR Kevin McCarthy mencapai kesepakatan untuk menaikkan pagu utang dan menghindari gagal bayar selama akhir pekan, dengan Kongres akan memberikan suara pada undang-undang paling cepat Rabu (31/5).

Anggota parlemen belum memberi isyarat mereka bermaksud untuk kembali dari reses ke Capitol Hill lebih awal, untuk mengerjakan kesepakatan itu. Baik dukungan Partai Republik maupun Demokrat diperlukan agar kesepakatan rancangan undang-undang (RUU) itu dapat disahkan.

Perjanjian tersebut datang hanya beberapa hari sebelum apa yang disebut “tanggal X” atau X date pada 5 Juni 2023. Jika melewati tanggal ini, Departemen Keuangan mensinyalir AS dapat gagal membayar kewajiban utang. Kompromi awal pertama kali diumumkan pada Sabtu (27/5) malam.

S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Mingguan

Baik Nasdaq Composite dan S&P 500 membukukan kenaikan mingguan masing-masing sebesar 2,5% dan 0,3% pada Jumat, sementara Dow Jones Industrial Average turun 1%.

Nasdaq yang padat teknologi menuju pekan perdagangan baru untuk menambah lima kenaikan berturut-turut. Kenaikan meroket Nvidia telah menambah lebih banyak hype pada optimisme investor atas saham perusahaan kecerdasan buatan (AI).

Saham Berjangka Dibuka Lebih Tinggi

Kontrak berjangka yang terkait dengan rata-rata indeks utama dibuka lebih tinggi pada Senin malam, setelah pemerintahan Biden dan anggota parlemen dari Partai Republik mencapai kesepakatan tentatif untuk menaikkan plafon utang AS.

Bursa berjangka terkait dengan Dow Jones Industrial Average menambahkan 72 poin, atau 0,2%, sementara S&P 500 berjangka memperoleh 0,3%. Nasdaq 100 berjangka naik 0,5%.

Material Download
Helpdesk
021 5227674 sekretariat.himdasun@gmail.com