Juli 12, 2024

IHSG Berpeluang Cemerlang Tutup Pekan

Jakarta, CNN Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Jumat (12/7).CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menyebut indeks dalam ancaman bergerak datar. Walau, penguatan jangka panjang masih terbuka jika melihat minat investor karena mulai mengalirnya capital inflow ke pasar modal.”Perkembangan kinerja emiten didorong oleh perbaikan perekonomian tercermin dari rilis data perekonomian yang stabil dapat turut mendongkrak kenaikan IHSG,” kata William.Ia memperkirakan indeks saham akan bergerak dalam rentang support 7.202 dan resistance 7.336.Untuk saham pilihan, William merekomendasikan JSMR, TLKM, BBNI, BMRI, KLBF, SMRA, dan BSDE.Di lain sisi, Supervisor Customer Literation and Education PT Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi menilai masih ada potensi IHSG bergerak mixed. Ia memperkirakan rentang pergerakan di level 7.235-7.370.”Sentimen dari potensi pemangkasan suku bunga yang lebih cepat dan dua kali sebesar 50 bps tahun ini, pasca-kembali melambatnya kenaikan inflasi AS, akan menopang kenaikan IHSG,” tuturnya.IHSG menguat ke level 7.300 pada perdagangan Kamis (11/7). Indeks saham naik 13,36 poin atau plus 0,18 persen dari perdagangan sebelumnya.Investor melakukan transaksi sebesar Rp9,60 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,12 miliar saham.

Berita Lainnya

Pesona Reksa Dana kala Saham dan Obligasi Menguat

Januari 22, 2026

Industri reksa dana diprediksi tumbuh hingga 2026 seiring penguatan saham dan obligasi. I Putu Gede Rama Paramahamsa & Anitana Widya Puspa Bisnis.com, […]

Depresiasi Rupiah Bawa Yield SUN 10 Tahun Melemah ke 6,33%

Januari 21, 2026

Rupiah mendekati Rp17.000/USD melemahkan yield SBN 10 tahun ke 6,33%, dipicu risiko geopolitik dan defisit fiskal yang meningkat. Penulis : […]

Berita Lainnya

Pesona Reksa Dana kala Saham dan Obligasi Menguat

Januari 22, 2026

Industri reksa dana diprediksi tumbuh hingga 2026 seiring penguatan saham dan obligasi. I Putu Gede Rama Paramahamsa & Anitana Widya Puspa Bisnis.com, […]

Depresiasi Rupiah Bawa Yield SUN 10 Tahun Melemah ke 6,33%

Januari 21, 2026

Rupiah mendekati Rp17.000/USD melemahkan yield SBN 10 tahun ke 6,33%, dipicu risiko geopolitik dan defisit fiskal yang meningkat. Penulis : […]

Scroll to Top