Juli 1, 2024

Rupiah Menguat ke Rp16.364 per Dolar AS Awal Juli

Jakarta, CNN Indonesia — Nilai tukar rupiah dibuka berada di posisi Rp16.364 dolar AS di perdagangan pasar spot pada Senin(1/7) pagi. Mata uang Garuda menguat 10 poin atau plus 0,06 persen dari posisi sebelumnya.Mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi. Peso Filipina plus 0,24 persen, yuan China plus 0,02 persen, dolar Singapura plus 0,05 persen, ringgit Malaysia plus 0,02 persen, dan baht Thailand menguat 0,06 persen.Sedangkan won Korea Selatan melemah 0,44 persen, yen Jepang melemah 0,16 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,01 persen.Mata uang negara maju juga bervariasi. Euro Eropa menguat 0,31 persen, dolar Kanada 0,03 persen, dolar Australia menguat 0,03 persen, dan poundsterling Inggris tumbuh 0,08 persen.Pengamat pasar keuangan Lukman Leong memproyeksi rupiah akan bergerak menguat terhadap dolar AS hari ini setelah data inflasi AS yang sedikit di bawah harapan.”Namun penguatan mungkin terbatas, investor wait and see menantikan data manufaktur Caixin China dan data inflasi Indonesia pagi ini,” katanya kepada CNNIndonesia.com.Berdasarkan sentimen tersebut, ia pun memproyeksikan rupiah melemah di kisaran Rp16.300 per dolar AS – Rp16.400 per dolar AS.

Berita Lainnya

Pesona Reksa Dana kala Saham dan Obligasi Menguat

Januari 22, 2026

Industri reksa dana diprediksi tumbuh hingga 2026 seiring penguatan saham dan obligasi. I Putu Gede Rama Paramahamsa & Anitana Widya Puspa Bisnis.com, […]

Depresiasi Rupiah Bawa Yield SUN 10 Tahun Melemah ke 6,33%

Januari 21, 2026

Rupiah mendekati Rp17.000/USD melemahkan yield SBN 10 tahun ke 6,33%, dipicu risiko geopolitik dan defisit fiskal yang meningkat. Penulis : […]

Berita Lainnya

Pesona Reksa Dana kala Saham dan Obligasi Menguat

Januari 22, 2026

Industri reksa dana diprediksi tumbuh hingga 2026 seiring penguatan saham dan obligasi. I Putu Gede Rama Paramahamsa & Anitana Widya Puspa Bisnis.com, […]

Depresiasi Rupiah Bawa Yield SUN 10 Tahun Melemah ke 6,33%

Januari 21, 2026

Rupiah mendekati Rp17.000/USD melemahkan yield SBN 10 tahun ke 6,33%, dipicu risiko geopolitik dan defisit fiskal yang meningkat. Penulis : […]

Scroll to Top