Juli 25, 2023

IHSG Diramal Tangguh Menjelang Rilis Suku Bunga Bank Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Selasa (25/7).CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menyarankan investor mengakumulasi pembelian saham dari emiten yang kinerjanya bagus. Harapannya bisa mendongkrak performa bursa hingga beberapa waktu mendatang.”Jelang rilis data perekonomian tingkat suku bunga pada hari ini disinyalir belum akan mengalami perubahan. Sedangkan pergerakan IHSG terlihat masih cenderung bergerak menguat terbatas,” jelas William.Ia memperkirakan indeks saham akan bergerak dalam rentang support 6.821 dan resistance 6.954.Untuk saham pilihan, William merekomendasikan ITMG, CTRA, ICBP, TLKM, BBNI, SMGR, AALI, dan TBIG.Senada, Praktisi Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project William Hartanto memprediksi IHSG bakal kokoh hari ini. Ia meramal indeks akan bergerak di rentang 6.800-6.921.”Sektor komoditas memang terlihat akan ‘comeback’ sejak adanya perkiraan Fed rate akan berhenti naik. Hari ini kami memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat,” ungkapnya.Ia menyebut IHSG akan mencoba melanjutkan pengujian resistance di level 6.921 setelah gagal tembus di awal pekan ini.IHSG ditutup hijau di posisi 6.899 pada perdagangan Senin (24/7). Indeks saham menguat 18,59 poin atau plus 0,27 persen dari perdagangan sebelumnya.Investor melakukan transaksi sebesar Rp9,39 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,86 miliar saham.

Berita Lainnya

Pesona Reksa Dana kala Saham dan Obligasi Menguat

Januari 22, 2026

Industri reksa dana diprediksi tumbuh hingga 2026 seiring penguatan saham dan obligasi. I Putu Gede Rama Paramahamsa & Anitana Widya Puspa Bisnis.com, […]

Depresiasi Rupiah Bawa Yield SUN 10 Tahun Melemah ke 6,33%

Januari 21, 2026

Rupiah mendekati Rp17.000/USD melemahkan yield SBN 10 tahun ke 6,33%, dipicu risiko geopolitik dan defisit fiskal yang meningkat. Penulis : […]

Berita Lainnya

Pesona Reksa Dana kala Saham dan Obligasi Menguat

Januari 22, 2026

Industri reksa dana diprediksi tumbuh hingga 2026 seiring penguatan saham dan obligasi. I Putu Gede Rama Paramahamsa & Anitana Widya Puspa Bisnis.com, […]

Depresiasi Rupiah Bawa Yield SUN 10 Tahun Melemah ke 6,33%

Januari 21, 2026

Rupiah mendekati Rp17.000/USD melemahkan yield SBN 10 tahun ke 6,33%, dipicu risiko geopolitik dan defisit fiskal yang meningkat. Penulis : […]

Scroll to Top