November 4, 2022

OJK Sebut Dana Terhimpun di Pasar Modal Capai Rp109 T per Oktober 2022

Jakarta, CNN Indonesia — Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK-OJK) Mahendra Siregar mengungkapkan himpunan dana di pasar modal mencapai Rp190,9 triliun hingga 25 Oktober 2022.”Himpunan pasar modal 25 Oktober 2022 mencapai RP190,9 triliun dengan tambahan 48 emiten,” ujarnya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Kamis (3/11).Mahendra mengklaim pasar saham sendiri tetap membukukan kinerja positif. Tercatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 7,09 persen sepanjang Januari hingga Oktober 2022.Menurutnya, capaian ini termasuk kinerja bursa saham terbaik di regional.Penguatan IHSG ditopang oleh net buy non resident sebesar Rp77,22 triliun sepanjang tahun ini. Angka ini, kata Mahendra, cukup tinggi mengingat kondisi pasar global sedang tidak pasti.Meski begitu, ia mengingatkan tekanan saham global sudah berdampak pada pasar saham domestik.”Ini tercermin dari penguatan terbatas pasar saham domestik hanya 0,1 persen pada Oktober, sampai 25 Oktober lalu,” imbuh Mahendra.Secara terpisah, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 2,3 investor baru sepanjang 2022. Sehingga total per 11 Oktober sudah ada 9,8 juta Single Investor Identification (SID).Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan dari total investor yang tercatat di BEI, sebanyak 4,3 juta merupakan investor saham.”Tidak hanya pertumbuhan investor saja yang bertambah, sampai dengan minggu lalu jumlah perusahaan yang terdaftar di BEI juga meningkat menjadi 810 perusahaan tercatat dengan penambahan baru sebanyak 44 perusahaan” ujarnya di pembukaan Capital Market Summit & Expo, Kamis (13/10) lalu.

Berita Lainnya

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

Juni 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Bahana Sekuritas Fixed Income Morning Flash

Juni 24, 2026

Market Brief Indonesia’s local-currency government bond market weakened yesterday, with yields rising by 5–15 bps across the curve. The benchmark […]

Berita Lainnya

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

Juni 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Bahana Sekuritas Fixed Income Morning Flash

Juni 24, 2026

Market Brief Indonesia’s local-currency government bond market weakened yesterday, with yields rising by 5–15 bps across the curve. The benchmark […]

Scroll to Top