Agustus 27, 2021

IHSG Dibuka Merah, Pagi Ini Start di Level 6.052

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka merah. IHSG merah sejak berada dalam pra perdagangan.Dikutip dari data RTI, Jumat (27/8/2021), pada pra perdagangan IHSG turun 5 poin (0,09%) ke level 6.052. Indeks LQ45 juga turun 0,7 poin ke level 849,459.Pada pembukaan pukul 09.00 WIB IHSG masih merah dengan turun 5 poin (0,08%) ke 6.053. Indeks LQ45 juga turun 0,2 poin (0,03%) ke 849,979.Pergerakan IHSG diperkirakan masih akan dibayangi kekhawatiran akan tapering serta investor akan terus mencermati data harian COVID-19 setelah penurunan level PPKM.Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 35,366.26 (+0.09%), NASDAQ ditutup 15,019.80 (+0.52%), S&P 500 ditutup 4,486.23 (+0.15%).Bursa US ditutup melemah secara menyeluruh. Investor mengambil Langkah yang cukup konservatif menghadapi simposion Jackson hole yang dimana The Fed akan memberikan rencana tapering lebih terperinci.Selain itu terjadi pengeboman di Afghanistan yang mengakibatkan 12 penduduk US meninggal juga menjadi sentiment pemberat dari index di US. Investor juga menanti data ekonomi US yaitu sentiment consumer yang akan dirilis pada pagi hari waktu setempat.

Berita Lainnya

Pesona Reksa Dana kala Saham dan Obligasi Menguat

Januari 22, 2026

Industri reksa dana diprediksi tumbuh hingga 2026 seiring penguatan saham dan obligasi. I Putu Gede Rama Paramahamsa & Anitana Widya Puspa Bisnis.com, […]

Depresiasi Rupiah Bawa Yield SUN 10 Tahun Melemah ke 6,33%

Januari 21, 2026

Rupiah mendekati Rp17.000/USD melemahkan yield SBN 10 tahun ke 6,33%, dipicu risiko geopolitik dan defisit fiskal yang meningkat. Penulis : […]

Berita Lainnya

Pesona Reksa Dana kala Saham dan Obligasi Menguat

Januari 22, 2026

Industri reksa dana diprediksi tumbuh hingga 2026 seiring penguatan saham dan obligasi. I Putu Gede Rama Paramahamsa & Anitana Widya Puspa Bisnis.com, […]

Depresiasi Rupiah Bawa Yield SUN 10 Tahun Melemah ke 6,33%

Januari 21, 2026

Rupiah mendekati Rp17.000/USD melemahkan yield SBN 10 tahun ke 6,33%, dipicu risiko geopolitik dan defisit fiskal yang meningkat. Penulis : […]

Scroll to Top