Mei 5, 2021

Pasar Modal Raup Rp47 T Dari Penawaran Umum 45 Emiten

Jakarta, CNN Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pasar modal meraup Rp47,07 triliun dari 45 penawaran umum yang dilakukan emiten hingga 27 April 2021 lalu.Kepala Group Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK Enrico Harianto menerangkan dari jumlah penawaran umum itu, 12 di antaranya dilakukan oleh emiten baru.”Sementara dalam pipeline, saat ini terdapat 74 emiten yang akan melakukan penawaran umum dengan total indikasi penawaran sebesar Rp63,82 triliun,” ungkapnya dalam webinar ‘Menakar Efektivitas Stimulus Ekonomi’, Selasa (4/5).Pasar modal Indonesia tahun ini juga mengalami peningkatan investor baru dengan jumlah yang cukup signifikan, yaitu 77,6 persen year on year (yoy) atau sebanyak 4,5 juta investor.”Di sini kita yang bisa lihat di pasar modal, yaitu jumlah investor naik cukup signifikan hampir 80 persen di awal tahun kemarin,” imbuhnya.Menurutnya, kenaikan jumlah investor tersebut tak lepas dari turunnya bunga deposito, seiring dengan kebijakan suku bunga rendah Bank Indonesia serta berlimpahnya likuiditas perbankan.”Kami melihat ini merupakan dampak juga dari ample-nya likuiditas perbankan, di mana mungkin bapak ibu sendiri mengalami bapak ibu kalau punya tabungan sedang turun, depositonya mungkin besar, tapi kalau di pasar modal lebih besar dan sebagainya,” tutur Enrico.Ia juga menyampaikan dari 4,5 juta investor baru tersebut, sebagian besarnya merupakan investor milenial.”Ini sebagian berusia muda katakanlah milenial, sehingga kami terus coba lihat apakah mereka benar-benar paham mengenai bagaimana investasi di pasar modal dan seterusnya,” pungkasnya.

Berita Lainnya

IHSG Pangkas Koreksi, Sesi 1 Jelang Libur Lebaran Turun 1,37%

Maret 16, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memangkas koreksi pada akhir sesi 1 perdagangan hari ini, Senin (16/3/2026). Pada […]

Pressure Builds Across Rupiah Assets Amidst Escalating Geopolitical Tensions

Maret 16, 2026

Rupiah-denominated assets remained under pressure on Friday (13-Mar), in line with weaker sentiment across regional markets amid escalating geopolitical tensions […]

Berita Lainnya

IHSG Pangkas Koreksi, Sesi 1 Jelang Libur Lebaran Turun 1,37%

Maret 16, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memangkas koreksi pada akhir sesi 1 perdagangan hari ini, Senin (16/3/2026). Pada […]

Pressure Builds Across Rupiah Assets Amidst Escalating Geopolitical Tensions

Maret 16, 2026

Rupiah-denominated assets remained under pressure on Friday (13-Mar), in line with weaker sentiment across regional markets amid escalating geopolitical tensions […]

Scroll to Top