Mei 4, 2021

Dolar AS Berotot Lagi, Rupiah Terkikis ke Rp 14.446

Jakarta – Pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menguat lagi. Pagi ini kurs dolar AS terpantau hijau, naik 28 poin (0,19%) ke level Rp 14.446.Demikian dikutip dari data RTI, Selasa (4/5/2021). Hingga pukul 09.30 WIB, dolar AS terpantau bergerak di rentang Rp 14.418-14.457.Jika ditarik dalam sepekan terakhir, kurs dolar AS tercatat melemah 0,27% terhadap rupiah dengan pergerakan di level Rp 14.398-14.525. Begitu pula dalam sebulan terakhir, dolar AS yang sempat menembus level tertinggi di tahun ini Rp 14.668 tercatat melemah 0,37%.Sedangkan sejak awal tahun, kurs dolar AS tercatat menguat 1,85% terhadap rupiah atau bergerak di rentang Rp 13.862-14.668.Selain menguat terhadap rupiah, dolar AS pagi ini juga menguat terhadap mayoritas mata uang lainnya. Mata uang Paman Sam tercatat unggul terhadap dolar Singapura, dolar Kanada, dan dolar Australia.Sebaliknya, rupiah pagi ini terpantau bergerak negatif terhadap mata uang lainnya. Rupiah tercatat kalah unggul terhadap dolar Taiwan, dolar Hong Kong, dan ringgit Malaysia pagi ini.

Berita Lainnya

Bursa Asia Mayoritas Melemah, Tertekan Harga Minyak

April 30, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Pasar Asia-Pasifik dibuka mayoritas melemah pada perdagangan Kamis, (30/4/2026) mengikuti penurunan indeks utama Wall Street semalam. Sentimen […]

BNIS Fixed Income Daily Report

April 30, 2026

Bond Market Review (Wednesday,04/29) Prices of Government Debt Securities (SUN) extended their weakening trend in yesterday’s trading session. PHEI data […]

Berita Lainnya

Bursa Asia Mayoritas Melemah, Tertekan Harga Minyak

April 30, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Pasar Asia-Pasifik dibuka mayoritas melemah pada perdagangan Kamis, (30/4/2026) mengikuti penurunan indeks utama Wall Street semalam. Sentimen […]

BNIS Fixed Income Daily Report

April 30, 2026

Bond Market Review (Wednesday,04/29) Prices of Government Debt Securities (SUN) extended their weakening trend in yesterday’s trading session. PHEI data […]

Scroll to Top