September 10, 2020

Penguatan Aset Berisiko Angkat Rupiah ke Rp14.767 per Dolar

Jakarta, CNN Indonesia — Nilai tukar rupiah berada di level Rp14.767 per dolar AS pada Kamis (10/9) pagi. Posisi tersebut menguat 0,21 persen dibandingkan perdagangan Rabu (9/9) sore di level Rp14.799 per dolar AS.Pagi ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Won Korea Selatan menguat 0,30 persen, dolar Taiwan menguat 0,24 persen, ringgit Malaysia menguat 0,13 persen, yen Jepang menguat 0,01 persen, rupee India menguat 0,0,7 persen, dan baht Thailand menguat 0,11 persenSebaliknya, Peso Filipina melemah 0,13 persen, yuan China melemah 0,05 persen, dan dolar Singapura yang melemah 0,04 persen.Sementara itu, mayoritas mata uang di negara maju juga bergerak menguat terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris menguat 0,11 persen persen, dolar Australia menguat 0,19 persen dan franc Swiss menguat 0,10 persen. Hanya dolar Kanada yang terpantau melemah 0,11 persen.Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan dolar AS memang sedang tertekan optimisme pasar terhadap outlook ekonomi Eropa yang akan disampaikan oleh Bank Sentral Eropa malam ini.”Nilai tukar regional termasuk rupiah berpeluang menguat terhadap dolar AS dengan kondisi dolar AS tersebut,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (10/9).Selain itu aset berisiko seperti indeks saham juga terlihat positif pagi ini. Indeks saham AS berbalik menguat semalam, setelah mengalami kejatuhan yang dalam sehari sebelumnya yang memberikan sentimen positif ke indeks saham Asia pagi ini.Namun demikian pasar juga masih mewaspadai isu hubungan AS dan Tiongkok yang memanas dan penghentian sementara pengujian vaksin AstraZeneca tahap 3. Kedua isu ini bisa menekan pergerakan aset berisiko kembali.Sementara dari dalam negri isu pemberlakuan PSBB belum berpengaruh pada pergerakan rupiah tapi bisa berpeluang memunculkan sentimen penekan mata uang garuda. “Penguatan rupiah hari ini berpotensi di kisaran Rp14.700-14.850 per dolar AS,” tandasnya.

Berita Lainnya

Breaking: IHSG Lesu Pagi Ini, Dibuka Turun 0,3% Jelang Libur Panjang

Februari 13, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pagi ini, Jumat (13/2/2026). Indeks dibuka turun 25,34 […]

Rupiah Softens, JCI Extends Losses, and INDOGB Rally Continues

Februari 13, 2026

Indonesia s rupiah-denominated assets closed mixed on Thursday (12-Feb). The rupiah weakened by -0.16% to Rp16,810/USD (vs. +0.09% prior; YTD: -0.69%). […]

Berita Lainnya

Breaking: IHSG Lesu Pagi Ini, Dibuka Turun 0,3% Jelang Libur Panjang

Februari 13, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pagi ini, Jumat (13/2/2026). Indeks dibuka turun 25,34 […]

Rupiah Softens, JCI Extends Losses, and INDOGB Rally Continues

Februari 13, 2026

Indonesia s rupiah-denominated assets closed mixed on Thursday (12-Feb). The rupiah weakened by -0.16% to Rp16,810/USD (vs. +0.09% prior; YTD: -0.69%). […]

Scroll to Top