Mei 12, 2020

IHSG Diramal Melempem Gara-gara Aksi Tunggu Investor

Jakarta, CNN Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal melemah pada perdagangan Selasa (12/5). Pergerakan IHSG dijegal oleh aksi tunggu (wait and see) investor.Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan investor masih akan melakukan aksi tunggu akibat minimnya sentimen.”Indeks diprediksi melemah. Investor masih akan cenderung wait and see menanti perkembangan terkait pemulihan perekonomian,” kata Dennies.Ia memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang support 4.570-4.605 dan resistance 4.667-4.694.Sementara, analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya memproyeksikan indeks bergerak di zona hijau akibat pergerakan di rentang yang cukup terbatas.”IHSG terlihat masih teknikal rebound, pergerakan IHSG masih terlihat berada dalam rentang yang cukup terbatas. Hari ini IHSG berpotensi bergerak dalam zona hijay,” kata William seperti dikutip dari risetnya, Selasa (12/5).Ia memprediksikan IHSG bergerak dalam rentang support 4.502 dan resistance 4.776.Sementara itu, saham-saham utama Wall Street ditutup bervariasi. Indeks Dow Jones turun 0,45 persen ke level 24.221, S&P 500 naik tipis 0,02 persen ke level 2.930, dan Nasdaq Composite menghijau 0,78 persen menjadi 9.192.

Berita Lainnya

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

Juni 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Bahana Sekuritas Fixed Income Morning Flash

Juni 24, 2026

Market Brief Indonesia’s local-currency government bond market weakened yesterday, with yields rising by 5–15 bps across the curve. The benchmark […]

Berita Lainnya

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

Juni 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Bahana Sekuritas Fixed Income Morning Flash

Juni 24, 2026

Market Brief Indonesia’s local-currency government bond market weakened yesterday, with yields rising by 5–15 bps across the curve. The benchmark […]

Scroll to Top