April 20, 2020

Ada Corona, Dolar AS Bisa Tembus Berapa Sampai Akhir Tahun?

Jakarta – Pandemi Corona belum berakhir. Selama belum ada vaksin untuk menghajar virus tersebut, wabah ini diprediksi masih akan berlangsung lama.Banyak sektor terkena imbas Corona, tak terkecuali sektor keuangan. Nilai tukar rupiah menjadi salah satu korban ganasnya virus ini.Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan bergerak di kisaran level Rp 15.000 hingga Rp 15.500 sampai akhir tahun. Namun, mata uang Paman Sam ini akan cenderung menguat pada kuartal II ini karena adanya pembayaran dividen.”Kan ini faktor musiman nggak akan terus-terusan hanya beberapa perusahaan saja, biasanya bulan April dan Mei beberapa, sehingga permintaan dolar tidak akan berlangsung sepanjang tahun. Jadi makanya akan normal lagi Rp 15,000-15.500,” kata Ekonom Ekonom PermataBank Josua Pardede kepada detikcom, Minggu (19/4/2020).Josua menerangkan dari sisi fundamental Indonesia masih cukup baik. Meski ada risiko perlambatan ekonomi dan pelebaran defisit anggaran untuk penanganan COVID-19.Dia mengatakan, defisit ini untuk memberikan stimulus pada perekonomian.”Kalau saya lihat dengan adanya pelebaran defisit tersebut dan juga satu sisi memang akan memberikan stimulasi perekonomian sehingga diberikan jaring pengaman sosial, insentif sektor usaha bisnis dan juga sisi kebijakan otoritas keuangan lainnya terus diberikan kelonggaran untuk sektor usaha memang membatasi perlambatan ekonomi,” paparnya.Meski begitu, defisit ini juga berisiko pada penambahan utang pemerintah. Ia memperkirakan rasio utang pemerintah di kisaran 32-35% terhadap produk domestik bruto (PDB), masih di bawah ketentuan undang-undang yakni 60%.

Berita Lainnya

Bursa Asia Mayoritas Melemah, Tertekan Harga Minyak

April 30, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Pasar Asia-Pasifik dibuka mayoritas melemah pada perdagangan Kamis, (30/4/2026) mengikuti penurunan indeks utama Wall Street semalam. Sentimen […]

BNIS Fixed Income Daily Report

April 30, 2026

Bond Market Review (Wednesday,04/29) Prices of Government Debt Securities (SUN) extended their weakening trend in yesterday’s trading session. PHEI data […]

Berita Lainnya

Bursa Asia Mayoritas Melemah, Tertekan Harga Minyak

April 30, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Pasar Asia-Pasifik dibuka mayoritas melemah pada perdagangan Kamis, (30/4/2026) mengikuti penurunan indeks utama Wall Street semalam. Sentimen […]

BNIS Fixed Income Daily Report

April 30, 2026

Bond Market Review (Wednesday,04/29) Prices of Government Debt Securities (SUN) extended their weakening trend in yesterday’s trading session. PHEI data […]

Scroll to Top