May 19, 2026

BI Geser Kebijakan Jadi Pro Stability, Singgung Kenaikan BI Rate

Bloomberg Technoz, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pergeseran arah kebijakan moneter pada 2026 dengan lebih memprioritaskan stabilitas ekonomi ketimbang mendorong pertumbuhan. Langkah itu sekaligus membuka ruang bagi kenaikan suku bunga demi menjaga nilai tukar rupiah dan menahan arus keluar modal asing. 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan tekanan global yang meningkat membuat kebijakan moneter tidak lagi bisa sepenuhnya diarahkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi seperti tahun lalu.

“Kalau di 2025 monetary policy pada waktu prosperity and growth. Tapi dengan global seperti ini, monetary policy-nya tidak bisa lagi pro growth. Harus kembali kepada stability,” kata Perry dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Senin (18/5/2026). 

Perry menjelaskan pada tahun lalu BI masih memiliki ruang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pelonggaran kebijakan moneter. Bahkan, BI telah lima kali menurunkan suku bunga lantaran kondisi global saat itu belum memicu tekanan besar terhadap arus modal keluar. 

“Kenapa tahun lalu kami turunkan suku bunga lima kali? Karena waktu itu tidak terjadi outflow,” ujarnya. 

Berita Lainnya

Breaking! IHSG Dibuka Anjlok 1,35% Jelang Keputusan Suku Bunga BI

May 20, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini, Rabu (20/5/2026).IHSG turun 0,29% atau 18,47 […]

Bahana Sekuritas Fixed Income Morning Flash

May 20, 2026

Market Brief Indonesia’s local-currency government bond market closed on a softer note yesterday, with yields rising by 1–8 bps across […]

Berita Lainnya

Breaking! IHSG Dibuka Anjlok 1,35% Jelang Keputusan Suku Bunga BI

May 20, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini, Rabu (20/5/2026).IHSG turun 0,29% atau 18,47 […]

Bahana Sekuritas Fixed Income Morning Flash

May 20, 2026

Market Brief Indonesia’s local-currency government bond market closed on a softer note yesterday, with yields rising by 1–8 bps across […]

Scroll to Top