January 20, 2026

Penerbitan Surat Utang Multifinance Capai Rp 37,98 Triliun per November 2025

Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyampaikan nilai penerbitan surat utang atau obligasi oleh multifinance per November 2025 meningkat signifikan. Fixed Income Analyst Pefindo Ahmad Nasrudin mengatakan total nilai penerbitan surat utang multifinance per November 2025 mencapai Rp 37,98 triliun. “Nominal tersebut melonjak 138%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 15,90 triliun,” ujarnya kepada Kontan, Senin (19/1).

Ahmad menerangkan dengan nominal tersebut, sektor multifinance menjadi salah satu kontributor utama dalam pasar surat utang korporasi per November 2025. Dia menyampaikan lonjakan tersebut didorong oleh kebutuhan perusahaan multifinance untuk mendukung ekspansi kredit konsumsi.

Berdasarkan data Pefindo, total penerbitan surat utang korporasi mencapai Rp 252,16 triliun. Artinya, multifinance berkontribusi sebesar 15,06%. Lebih lanjut, Pefindo melihat beberapa seri obligasi multifinance mendominasi volume transaksi. Salah satunya ada PT Federal International Finance (FIFGROUP) yang tercatat aktif dengan Obligasi Berkelanjutan VII Tahap II Tahun 2025 Seri A senilai Rp1,47 triliun, yang mengindikasikan dominasi pemain besar di sektor multifinance.

Ahmad memproyeksikan sektor multifinance akan tetap menjadi salah satu penerbit surat utang paling aktif pada 2026. Dia bilang upaya itu guna memenuhi kebutuhan pendanaan di tengah prospek ekonomi yang kuat.

Berita Lainnya

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

June 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Bahana Sekuritas Fixed Income Morning Flash

June 24, 2026

Market Brief Indonesia’s local-currency government bond market weakened yesterday, with yields rising by 5–15 bps across the curve. The benchmark […]

Berita Lainnya

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

June 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Bahana Sekuritas Fixed Income Morning Flash

June 24, 2026

Market Brief Indonesia’s local-currency government bond market weakened yesterday, with yields rising by 5–15 bps across the curve. The benchmark […]

Scroll to Top