November 27, 2025

Analis Ungkap Pemicu IHSG Tembus Rekor ‘All Time High’ Pekan Ini

Jakarta, CNN Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu (26/11) dengan mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah alias all time high (ATH) di level 8.602, naik 0,94 persen.
Kenaikan ini terutama didorong derasnya arus dana asing serta menguatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga global, yang menurut para pengamat menjadi pemicu utama indeks saham menyentuh level ATH sore ini.

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi mengatakan kuatnya aliran modal masuk (inflow) asing menjadi faktor utama. Ia menyebut aliran dana masuk mencapai Rp5,76 triliun dalam sepekan terakhir.

“IHSG menguat ke level new ATH 8.602 dengan inflow asing mencapai Rp5,76 triliun dalam seminggu,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (26/11).

Ia menjelaskan dorongan terbesar berasal dari periode efektif usai rebalancing indeks MSCI serta meningkatnya peluang pemangkasan suku bunga AS.

“Probabilitas pemangkasan FFR (Fed Funds Rate) sebesar 25 bps kini berada di kisaran 75 persen dan menjadi penopang pasar,” kata Oktavianus.

Oktavianus menambahkan emiten konglomerasi serta saham-saham sensitif suku bunga seperti keuangan, teknologi, properti, hingga industri turut menjaga momentum kenaikan indeks.

Ia melihat peluang IHSG menuju rentang 8.700-8.900 pada akhir 2025 dalam skenario moderat.

Senada, pengamat pasar modal Herditya Wicaksana menilai sentimen global masih mendominasi pergerakan hari ini. Ia mengatakan potensi penurunan suku bunga The Fed semakin kuat.

“Probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed sudah di kisaran 80 persen,” ujarnya.

Selain itu, Herditya menyebut bahwa penguatan emiten-emiten konglomerasi juga mendorong IHSG.

“Pergerakan indeks masih didorong oleh penguatan emiten konglomerasi,” katanya.

Berita Lainnya

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

June 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Bahana Sekuritas Fixed Income Morning Flash

June 24, 2026

Market Brief Indonesia’s local-currency government bond market weakened yesterday, with yields rising by 5–15 bps across the curve. The benchmark […]

Berita Lainnya

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

June 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Bahana Sekuritas Fixed Income Morning Flash

June 24, 2026

Market Brief Indonesia’s local-currency government bond market weakened yesterday, with yields rising by 5–15 bps across the curve. The benchmark […]

Scroll to Top