November 29, 2021

OJK: Kredit Tumbuh 3,24 Persen pada Oktober 2021

Jakarta, CNN Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit tumbuh 3,24 persen per Oktober 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini ditopang oleh kredit sektor manufaktur dan rumah tangga.Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik Anto Prabowo mengatakan kredit sektor manufaktur tumbuh Rp5,3 triliun pada Oktober 2021. Kemudian, penyaluran kredit rumah tangga naik Rp8,8 triliun.”Hal ini mencerminkan dukungan perbankan dalam pemulihan ekonomi nasional semakin membaik,” ungkap Anto dalam keterangan resmi, Rabu (24/11).Sementara, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) nett turun menjadi 1,02 persen dan gross 3,2 persen.Dari sisi likuiditas, Anto mengklaim perbankan masih berada pada level yang memadai. Hal ini terlihat dari rasio alat likuid/non core deposit dan alat likuid/dana pihak ketiga (DPK) yang masing-masing sebesar 154,59 persen dan 34,05 persen.”Yang berarti di atas ambang batas ketentuan masing-masing pada level 50 persen dan 10 persen,” imbuh Anto.Kemudian, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) tercatat naik menjadi 25,34 persen. Angka itu jauh di atas threshold.”OJK secara konsisten melakukan asesmen terhadap perekonomian dan sektor jasa keuangan bersama pemerintah dan otoritas terkait lain,” pungkas Anto.

Berita Lainnya

Rupiah Asset Classes Weakened amid Continued Foreign Equity Outflows and a Stronger US Dollar

June 25, 2026

Rupiah-denominated assets weakened on Wednesday, with the JCI declining, government bond yields rising, and the rupiah depreciating against the US […]

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

June 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Berita Lainnya

Rupiah Asset Classes Weakened amid Continued Foreign Equity Outflows and a Stronger US Dollar

June 25, 2026

Rupiah-denominated assets weakened on Wednesday, with the JCI declining, government bond yields rising, and the rupiah depreciating against the US […]

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

June 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Scroll to Top