February 23, 2021

Imbal Hasil Obligasi AS Turun, Rupiah Menguat ke Rp14.110

Jakarta, CNN Indonesia — Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.110 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Selasa (23/2) pagi. Posisi tersebut menguat 0,05 persen dibandingkan perdagangan Senin (22/2) sore di level Rp14.117 per dolar AS.Pagi ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang menguat 0,10 persen, dolar Singapura menguat 0,17 persen dan dolar Taiwan menguat 0,07 persen.Kemudian, peso Filipina menguat 0,07 persen, rupee India menguat 0,21 persen, yuan China menguat 0,16 persen, ringgit Malaysia menguat 0,14 persen, dan bath Thailand terpantau menguat 0,02 persen. Hanya won Korea Selatan yang terpantau melemah 0,01 persenSementara itu, mata uang di negara maju bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris melemah 0,14 persen dan dolar Australia melemah 0,21 persen. Sedangkan dolar Kanada menguat 0,22 persen dan franc Swiss menguat 0,12 persen.Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan dolar AS terpantau melemah sejak tadi malam dan pagi ini masih terlihat melemah terhadap nilai tukar lainnya termasuk nilai tukar regional. Pelemahan dolar AS ini terpicu oleh sentimen pemulihan ekonomi global.”Rupiah kemungkinan bisa menguat terhadap dolar AS hari ini dengan sentimen tersebut,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.Selain itu, penguatan rupiah juga dipengaruhi oleh penurunan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ke 1,36 persen.”Potensi pergerakan rupiah hari ini di kisaran Rp14.050 per dolar AS sampai Rp14.130 per dolar AS,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Rupiah Asset Classes Weakened amid Continued Foreign Equity Outflows and a Stronger US Dollar

June 25, 2026

Rupiah-denominated assets weakened on Wednesday, with the JCI declining, government bond yields rising, and the rupiah depreciating against the US […]

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

June 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Berita Lainnya

Rupiah Asset Classes Weakened amid Continued Foreign Equity Outflows and a Stronger US Dollar

June 25, 2026

Rupiah-denominated assets weakened on Wednesday, with the JCI declining, government bond yields rising, and the rupiah depreciating against the US […]

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

June 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Scroll to Top