July 10, 2025

Bahana Fixed Income News Highlights

Risalah FOMC: Sebagian besar pejabat Fed menilai bahwa pemangkasan Fed Funds Rate (FFR) kemungkinan akan terjadi di tahun ini, dengan catatan bahwa tekanan kenaikan inflasi AS akibat tarif mungkin bersifat sementara atau moderat dan beberapa pelemahan aktivitas ekonomi AS dan kondisi pasar tenaga kerja dapat terjadi tahun ini. (Reuters)

Kebijakan Tarif Trump: Baru-baru ini, Presiden Donald Trump mengumumkan tarif baru AS untuk barang-barang dari setidaknya tujuh negara lain, termasuk Filipina, Brunei, Moldova, Aljazair, Irak, Libya, dan Sri Lanka, dengan kisaran tarif sebesar 25% hingga 30% mulai 1 Agustus 2025. Selain itu, Trump mengumumkan tarif sebesar 50% untuk impor tembaga dan mengancam tarif sebesar 200% untuk produk farmasi yang diimpor ke AS. (CNBC)

Kebijakan Moneter BoJ: Menurut mantan pejabat BoJ, Makoto Sakurai, BoJ kemungkinan akan menunda kenaikan suku bunganya lagi hingga setidaknya Maret 2025 mendatang untuk menilai dampak kebijakan tarif AS terhadap perekonomian Jepang. BOJ kemungkinan besar ingin menaikkan suku bunganya setidaknya menjadi 1% atau sekitar 1,5%, tetapi mengingat kondisi ekonomi yang sulit, BOJ dapat melanjutkan kenaikan suku bunga tersebut pada Maret 2025. (BBC News)

Inflasi China: Inflasi China naik sebesar 0,1% YoY pada Juni 2025, berbalik arah dari penurunan sebesar 0,1% YoY selama tiga bulan sebelumnya. Ini merupakan kenaikan secara tahunan pertama dalam inflasi China sejak Januari 2025, ditopang oleh event belanja e-commerce, peningkatan subsidi barang konsumsi dari pemerintah China, dan meredanya risiko perdagangan dengan AS. (CNBC)

Pengajuan KPR AS: Volume pengajuan KPR di AS naik sebesar 9,4% dari pekan sebelumnya pada pekan pertama Juli 2025, merupakan kenaikan tertingginya dalam satu bulan terakhir. Ini merupakan pertumbuhan mingguan ketiga secara berturut-turut dalam volume pengajuan KPR, seiring suku bunga KPR yang turun ke level terendahnya sejak April 2025. (Reuters)

Berita Lainnya

Rupiah Pagi Berotot di Rp16.851 per Dolar AS Usai Harga Minyak Turun

March 11, 2026

Jakarta, CNN Indonesia — Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.851 per dolar AS pada Rabu (11/3) pagi. Mata uang Garuda menguat […]

Softer Sukuk Auction Demand; Rupiah Assets Rally on Domestic Support

March 11, 2026

Total incoming bids in the final 1Q26 sukuk auction softened further to Rp31tn (vs. Rp35.6tn on 24-Feb; YTD average: Rp40.9tn), […]

Berita Lainnya

Rupiah Pagi Berotot di Rp16.851 per Dolar AS Usai Harga Minyak Turun

March 11, 2026

Jakarta, CNN Indonesia — Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.851 per dolar AS pada Rabu (11/3) pagi. Mata uang Garuda menguat […]

Softer Sukuk Auction Demand; Rupiah Assets Rally on Domestic Support

March 11, 2026

Total incoming bids in the final 1Q26 sukuk auction softened further to Rp31tn (vs. Rp35.6tn on 24-Feb; YTD average: Rp40.9tn), […]

Scroll to Top