June 23, 2025

Rupiah Anjlok, BI Luncurkan ‘Jurus’ Triple Intervention!

Jakarta, CNBC Indonesia-Rupiah anjlok terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pasca ketegangan di Timur Tengah. Bank Indonesia (BI) masuk ke pasar untuk melakukan stabilisasi.

“BI akan terus melakukan intervensi transaksi NDF di pasar luar negeri serta transaksi spot, DNDF di pasar domestik,” kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter & Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea kepada CNBC Indonesia, Senin (23/6/2025)

“Strategi ini disertai dengan pembelian SBN di pasar sekunder untuk menjaga stabilitas di pasar keuangan,” tambahnya. Langkah ini disebut triple intervention.

Merujuk Refinitiv, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Senin (23/6/2025) dibuka pada level Rp16.430/US$ atau turun 0,31%.

Sementara per pukul 09.00 WIB indeks dolar AS (DXY) menguat 0,35% ke angka 99,05.

Diketahui, AS melancarkan serangan ke Iran beberapa waktu lalu. Ini memicu ketidakpastian baru pada dunia dan pasar keuangan. Investor, kata Erwin melarikan modalnya ke tempat yang lebih aman.

“Safe haven assets seperti emas, USD, dan US Treasury mengalami penguatan pagi hari ini. DXY menguat 0,37%. Mata uang negara maju G10 seperti EUR, GBP, JPY semua mengalami pelemahan terhadap USD,” jelasnya.

Berita Lainnya

IHSG Pangkas Koreksi, Sesi 1 Jelang Libur Lebaran Turun 1,37%

March 16, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memangkas koreksi pada akhir sesi 1 perdagangan hari ini, Senin (16/3/2026). Pada […]

Pressure Builds Across Rupiah Assets Amidst Escalating Geopolitical Tensions

March 16, 2026

Rupiah-denominated assets remained under pressure on Friday (13-Mar), in line with weaker sentiment across regional markets amid escalating geopolitical tensions […]

Berita Lainnya

IHSG Pangkas Koreksi, Sesi 1 Jelang Libur Lebaran Turun 1,37%

March 16, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memangkas koreksi pada akhir sesi 1 perdagangan hari ini, Senin (16/3/2026). Pada […]

Pressure Builds Across Rupiah Assets Amidst Escalating Geopolitical Tensions

March 16, 2026

Rupiah-denominated assets remained under pressure on Friday (13-Mar), in line with weaker sentiment across regional markets amid escalating geopolitical tensions […]

Scroll to Top