December 21, 2021

Rupiah Bangkit ke Rp14.388 di Tengah Kekhawatiran Omicron

Jakarta, CNN Indonesia — Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.388 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Selasa (21/12). Mata uang Garuda menguat 14 poin atau 0,1 persen dari perdagangan sebelumnya, yakni Rp14.402 per dolar AS.Sementara, mata uang Asia bergerak bervariasi pagi ini. Tercatat, baht Thailand melemah 0,36 persen, ringgit Malaysia menguat 0,06 persen, won Korea Selatan melemah 0,09 persen, dan yuan China menguat 0,04 persen.Kemudian, peso Filipina yang menguat 0,07 persen, dan dolar Singapura melemah 0,01 persen, yen Jepang melemah 0,01 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen.Senada, mata uang di negara maju juga bervariasi pagi ini. Terpantau, dolar Kanada menguat 0,14 persen, franc Swiss melemah 0,02 persen, dolar Australia menguat 0,08, dan euro Eropa menguat 0,04 persen.Analis Pasar Uang Ariston Tjendra memproyeksi nilai tukar rupiah semakin lesu hari ini. Menurut dia, minat pasar terhadap aset berisiko berkurang seiring dengan perkembangan kasus penularan omicron di global.”Minat pasar terhadap aset berisiko terlihat masih tertekan dengan melemahnya indeks saham global karena kekhawatiran pasar terhadap penularan omicron yang begitu cepat dan lockdown di beberapa negara Eropa,” papar Ariston kepada .Selain itu, keputusan bank sentral Inggris yang mengerek suku bunga acuan dan bank sentral Eropa yang berniat mengurangi pembelian aset juga memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang terhadap dolar AS.”Rupiah mungkin masih bisa melemah ke kisaran Rp14.430 per dolar AS dengan potensi support di kisaran Rp14.370 per dolar AS,” pungkas Ariston.

Berita Lainnya

Bahana Fixed Income News Highlights

March 10, 2026

English War Could Be Over Soon: Recently, President Donald Trump stated the war against Iran could be over soon. Trump […]

JCI Plunges Broadly in Line with Regional Markets, INDOGB Yields Spike, while Rupiah Strengthens Modestly; The Government Will Hold the Last Sukuk Auction for 1Q-2026

March 10, 2026

Indonesian markets traded mixed on Monday (9-Mar), with equities and bond markets still under pressure, while the rupiah strengthened modestly. […]

Berita Lainnya

Bahana Fixed Income News Highlights

March 10, 2026

English War Could Be Over Soon: Recently, President Donald Trump stated the war against Iran could be over soon. Trump […]

JCI Plunges Broadly in Line with Regional Markets, INDOGB Yields Spike, while Rupiah Strengthens Modestly; The Government Will Hold the Last Sukuk Auction for 1Q-2026

March 10, 2026

Indonesian markets traded mixed on Monday (9-Mar), with equities and bond markets still under pressure, while the rupiah strengthened modestly. […]

Scroll to Top