November 19, 2021

Neraca Pembayaran RI Surplus US$10,7 Miliar pada Kuartal III 2021

Jakarta, CNN Indonesia — Bank Indonesia (BI) mencatat neraca pembayaran Indonesia (NPI) surplus sebesar US$10,7 miliar pada kuartal III 2021. Angkanya berbanding terbalik dibandingkan dengan kuartal II 2021 yang defisit sebesar US$400 juta.Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan kinerja neraca pembayaran ditopang transaksi berjalan yang juga tercatat surplus sebesar US$4,5 miliar atau 1,5 persen terhadap PDB. Terbalik dengan kuartal sebelumnya yang defisit sebesar US$2 miliar atau 0,7 persen terhadap PDB.”Kinerja positif tersebut terutama dikontribusikan oleh surplus neraca barang yang makin meningkat, didukung oleh kenaikan ekspor nonmigas sejalan dengan masih kuatnya permintaan dari negara mitra dagang,” papar Erwin dalam keterangan resmi, Jumat (19/11).”Ini sejalan dengan ketidakpastian pasar keuangan global yang masih berlangsung,” imbuh Erwin.Dengan berbagai perkembangan tersebut, cadangan devisa (cadev) tercatat US$146,9 miliar per September 2021.Angka tersebut setara dengan pembiayaan 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Berita Lainnya

Breaking! IHSG Dibuka Turun 0,32%

March 13, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dalam tekanan pagi ini, Jumat (13/3/2026). IHSG mengawali perdagangan dengan penurunan […]

Trimegah FI Daily

March 13, 2026

Fixed InSight Today’s highlights: Trump planned to suspend the Jones Act, which would allow foreign tankers to transport oil between […]

Berita Lainnya

Breaking! IHSG Dibuka Turun 0,32%

March 13, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dalam tekanan pagi ini, Jumat (13/3/2026). IHSG mengawali perdagangan dengan penurunan […]

Trimegah FI Daily

March 13, 2026

Fixed InSight Today’s highlights: Trump planned to suspend the Jones Act, which would allow foreign tankers to transport oil between […]

Scroll to Top