April 21, 2020

Rupiah Menguat di Tengah Anjloknya Harga Minyak Dunia

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat. Rupiah menguat di tengah patokan harga minyak AS, West Texas Intermediate (WTI), untuk perdagangan Mei. WTI bahkan menyentuh harga di bawah US$ 0 dan ditutup di -US$ 37.63 per barel.Nilai tukar dolar AS pagi ini tercatat berada di level Rp 15.375 alias lebih rendah dibandingkan posisi penutupan perdagangan kemarin di level Rp 15.441.Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Selasa (21/4/2020). Hingga pukul 09.15 WIB, dolar AS tercatat belum menunjukkan pergerakan yang berarti terhadap rupiah pada hari ini.Berdasarkan grafik yang ada, nilai tukar dolar AS terpantau bergerak turun terus sejak awal April 2020. Dolar AS berangsur ‘menjinak’ dari level Rp 16.450 pada awal April.Dari data RTI, dolar AS pagi ini terpantau menguat 137 poin (0,8%) ke level 15.550. Meski demikian, jika dibandingkan secara mingguan, nilai tukar dolar AS terdepresiasi sebesar 0,5% terhadap rupiah.Dolar AS pagi ini melemah terhadap dolar Australia, euro, dan poundsterling. Sebaliknya unggul terhadap yuan China, yen Jepang, dan dolar Australia.Sedangkan rupiah berhasil menguat terhadap sejumlah mata uang. Di antaranya dolar Australia, yuan China, euro, dan dolar Singapura.

Berita Lainnya

Breaking! IHSG Dibuka Turun 0,32%

March 13, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dalam tekanan pagi ini, Jumat (13/3/2026). IHSG mengawali perdagangan dengan penurunan […]

Trimegah FI Daily

March 13, 2026

Fixed InSight Today’s highlights: Trump planned to suspend the Jones Act, which would allow foreign tankers to transport oil between […]

Berita Lainnya

Breaking! IHSG Dibuka Turun 0,32%

March 13, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dalam tekanan pagi ini, Jumat (13/3/2026). IHSG mengawali perdagangan dengan penurunan […]

Trimegah FI Daily

March 13, 2026

Fixed InSight Today’s highlights: Trump planned to suspend the Jones Act, which would allow foreign tankers to transport oil between […]

Scroll to Top