Oktober 30, 2023

Berkolaborasi Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tinggi

JAKARTA, investor.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai pemegang otoritas fiskal dan Bank Indonesia (BI) sebagai pemangku otoritas moneter mengaku terus berkolaborsi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap tinggi melalui inovasi sejumlah kebijakan. Kedua institusi ini menyadari, pertumbuhan yang tinggi mutlak diperlukan agar Indonesia tak tergelincir keluar dari jalur untuk menggapai status negara maju pada 2045.Untuk memitigasi risiko dari ketidakpastian ekonomi global dan geopolitik yang meningkat, Kemenkeu akan memanfaatkan ruang fiskal yang tersedia guna menjaga daya beli masyarakat, sehingga konsumsi domestik bisa terus diandalkan sebagai penopang pertumbuhan ekonomi. Dengan posisi yang hingga 30 September 2023 tercatat masih surplus Rp 67,7 triliun atau 0,32% dari PDB, APBN 2023 dinilai masih memiliki ruang fiskal yang cukup lebar sebagai peredam ketegangan (shock absorber) akibat ketidakpastian.

Berita Lainnya

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

Juni 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Bahana Sekuritas Fixed Income Morning Flash

Juni 24, 2026

Market Brief Indonesia’s local-currency government bond market weakened yesterday, with yields rising by 5–15 bps across the curve. The benchmark […]

Berita Lainnya

Ekonom: Kenaikan BI Rate Jadi Langkah Rasional untuk Jaga Rupiah

Juni 24, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) […]

Bahana Sekuritas Fixed Income Morning Flash

Juni 24, 2026

Market Brief Indonesia’s local-currency government bond market weakened yesterday, with yields rising by 5–15 bps across the curve. The benchmark […]

Scroll to Top