Juni 10, 2025

Rupiah Cerah Rp16.281 per Dolar AS Pagi Ini

Jakarta, CNN Indonesia — Nilai tukar rupiah bertengger di Rp16.281 per dolar AS pada Selasa (10/6) pagi. Mata uang Garuda naik 9 poin atau plus 0,05 persen.
Mata uang Asia mayoritas menguat. Yuan China menguat 0,18 persen, dolar Singapura menguat 0,06 persen, peso Filipina naik 0,16 persen, baht Thailand naik 0,10 persen.

Lalu, won Korea Selatan menguat 0,10 persen dan ringgit Malaysia naik 0,10 persen.

Senada, mata uang utama negara maju mayoritas dibuka menguat. Poundsterling Inggris naik 0,10 persen, euro Eropa plus 0,04 persen, franc Swiss menguat 0,06 persen, dolar Australia naik 0,11 persen, dan dolar Kanada plus 0,03 persen.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah menguat terhadap dolar AS yang terkoreksi setelah survey menunjukkan turunnya ekspektasi inflasi di AS.

“Namun penguatan akan terbatas, investor cenderung wait and see di tengah berlangsungnya perundingan tarif China-AS,” katanya kepada CNNIndonesia.com.

Hari ini, ia memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp16.200-Rp16.300 per dolar AS.

Berita Lainnya

IHSG Pangkas Koreksi, Sesi 1 Jelang Libur Lebaran Turun 1,37%

Maret 16, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memangkas koreksi pada akhir sesi 1 perdagangan hari ini, Senin (16/3/2026). Pada […]

Pressure Builds Across Rupiah Assets Amidst Escalating Geopolitical Tensions

Maret 16, 2026

Rupiah-denominated assets remained under pressure on Friday (13-Mar), in line with weaker sentiment across regional markets amid escalating geopolitical tensions […]

Berita Lainnya

IHSG Pangkas Koreksi, Sesi 1 Jelang Libur Lebaran Turun 1,37%

Maret 16, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memangkas koreksi pada akhir sesi 1 perdagangan hari ini, Senin (16/3/2026). Pada […]

Pressure Builds Across Rupiah Assets Amidst Escalating Geopolitical Tensions

Maret 16, 2026

Rupiah-denominated assets remained under pressure on Friday (13-Mar), in line with weaker sentiment across regional markets amid escalating geopolitical tensions […]

Scroll to Top